Category: Kesehatan


Saat seorang wanita hamil, terjadi perubahan-perubahan pada tubuhnya yang memang secara alamiah dipersiapkan untuk menyambut datangnya si buah hati. Perubahan-perubahan itu antara lain berat badan bertambah, perubahan pada kulit, perubahan pada payudara, dll.

Perawatan payudara sangat penting dilakukan selama hamil sampai masa menyusui. Hal ini karena payudara merupakan satu-satunya penghasil ASI yang merupakan makanan pokok bayi yang baru lahir sehingga harus dilakukan sedini mungkin.

Inilah karunia Allah yang sangat besar kepada kaum wanita di mana ASI merupakan makanan paling cocok bagi bayi, komposisinya paling lengkap, dan tidak bisa ditandingi susu formula buatan manusia. Baca lebih lanjut

Iklan

Seorang laki-laki paruh baya menghampiri kami ba’da dzikir shalat subuh. Ia menceritakan bahwa umur kehamilan istrinya tinggal menghitung hari, akan tetapi yng membuatnya galau adalah tekanan darah istrinya 160/100 yang berarti tekanannya cukup tinggi. Ditambah lagi Hb darahnya 9 gr/dl yang berarti cukup rendah dan menunjukkan kurang darah. Ia sempat trauma, karena anak pertama lahir dengan bantuan drip oksitoksin, ia tidak tega melihat istrinya kesakitan menahan kontraksi rahim demi memperlancar kelahiran anaknya tercinta. Sang dokter kandungan mewanti-wanti agar ia dan istri bersiap mental seandainya nanti anak kedua ini akan lahir melalui celah luka diantara lambung dan kandung kemih diatas meja berselimutkan kain serba hijau.

Inilah cerminan seorang STiga [Suami Shalih Siaga –siap antar jaga-]. Ia tidak tenang bersantai diri, ia ikut merasakan kesakitan bahkan lebih dulu merasakan rasa sakit tatkala istrinya baru masih diperkirakan akan berada diujung ketidakjelasan nasib. Apakah istrinya yang akan selamat saja atau si jabang bayi yang selamat saja atau keduanya tidak selamat dan tentunya kita berdoa semoga keduanya selamat. Baca lebih lanjut

Kita telah ketahui bersama bahwa waktu pagi adalah waktu yang penuh berkah dan di antara waktu yang kita diperintahkan untuk memanfaatkannya. Akan tetapi, pada kenyataannya kita banyak melihat orang-orang melalaikan waktu yang mulia ini. Waktu yang seharusnya dipergunakan untuk bekerja, melakukan ketaatan dan beribadah, ternyata dipergunakaan untuk tidur dan bermalas-malasan.

Saudariku, ingatlah bahwa orang-orang sholih terdahulu sangat membenci tidur pagi. Kita dapat melihat ini dari penuturan Ibnul Qayyim ketika menjelaskan masalah banyak tidur yaitu bahwa banyak tidur dapat mematikan hati dan membuat badan merasa malas serta membuang-buang waktu. Beliau rahimahullah mengatakan, “Banyak tidur dapat mengakibatkan lalai dan malas-malasan. Banyak tidur ada yang termasuk dilarang dan ada pula yang dapat menimbulkan bahaya bagi badan” Baca lebih lanjut

Asalkan tahu posisi yang tepat, kehamilan bukanlah kendala dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Nina kerap kali mengeluh panggulnya sakit setiap kali mau bangun dari tidur-tiduran. Perutnya yang membuncit karena kehamilannya dirasakan menghambat aktivitasnya. Apa pun yang dilakukannya terasa kurang nyaman. Entah itu duduk, tidur, jongkok, maupun berdiri. Sebenarnya, bagaimana bisa tetap melakukan kegiatan dengan nyaman saat rahim membesar? Baca lebih lanjut

Setiap kali datang bulan Ramadhan maka setiap orang Muslim yang taat pasti akan merasakan betapa nikmatnya beribadah di bulan ini. Terlebih lagi apabila datang waktu-waktu atau detik-detik menjelang berbuka puasa. Maka, bertambahlah kenikmatan itu tatkala sebutir ruthab(kurma yang masih segar / muda) dan seteguk air melewati kerongkongan yang seharian naik turun karena menahan haus dan lapar.

Mengapa Rasululullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan umat Islam berbuka dengan ruthab atau kurma, sebelum menyantap makanan yang lain? Baca lebih lanjut

SALAH  satu pesan rasulullah bagi umatnya ialah jaga sehatmu sebelum datang sakitmu. Hal ini menunjukkan bahwa kesehatan itu sangat penting dan wajib dijaga.

Nikmat terbesar dari Allah setelah iman dan Islam ialah kesehatan. Kesehatan memungkinkan setiap Muslim menjalankan ibadah, membantu saudaranya, dan mengangkat beban yang berat. Oleh karena itu, sudah selayaknya setiap Muslim mensyukuri nikmat tersebut. Mensyukuri dalam arti senantiasa berupaya menjaga kesehatan yang telah Allah anugerahkan.

Lazim dipahami, nilai kesehatan sungguh sangat mahal. Sekaya apapun seorang manusia, tatkala sakit menderanya dan tak kunjung sembuh, boleh jadi seluruh harta yang dimilikinya tak mampu mengganti nilai kesehatannya. Baca lebih lanjut